DI KELAS
Dalam sebuah pelajaran bahasa Inggris, seorang guru menguji kemampuan bahasa Inggris muridnya.
Guru: “Billy, buatlah kalimat bahasa Inggris yang diawali huruf ‘I’”
Billy: “I is …”
Guru: “Bukan Billy. Kalau ‘I’ itu ngga pakai ‘is’, tapi pakai ‘am’. I am … titik … titik.”
Billy: “Baik …. ‘I am the ninth letter of the alphabet’.”
DI PERJAMUAN MAKAN
Ada kisah seorang Cina dengan seorang Inggris yang saling tak mengerti bahasa mereka masing-masing pergi ke restoran makan bersama. Dengan bahasa Inggris seadanya mereka saling menyetujui makanan yang dipesan dan ketika makanan datang mereka mulai makan.
Setiap kali orang Cina tersebut mengangkat gelasnya, ia berkata kepada kawan Inggrisnya, “Gan bei!” (baca: kan pei !; artinya: “bersulang!”). Orang Inggrisnya semula tertegun, namun ia kemudian melanjutkan makannya. Hal ini terulang lagi setiap kali orang Cina tersebut hendak minum, ia mengucapkan “Gan bei!” (baca: kan pei )
Si orang Inggris ini hanya mengangguk, diam sebentar kemudian melanjutkan makannya.
Tak lama kemudian orang Cina itu kembali meneriakkan “Gan bei!” sambil mengangkat gelas. Kali ini orang Inggris itu meletakkan alat makannya lalu berkata lantang kepada kawan Cina nya,
“It’s all right if you CAN’T PAY! I will pay !”
DI MANAMANA
Bahasa Indonesia memang lebih nyaman. Coba aja ngomong kalimat-kalimat di bawah ini.
Bahasa Indonesia:
“Tiga nenek sihir mengagumi tiga buah arloji merk Swatch. Nenek sihir mana melihat pada arloji Swatch yang mana?”
Dalam bahasa Inggris:
“Three witches watch three Swatch watches. Which witch watch which Swatch watch?
Yang lainnya…
Bahasa Indonesia:
“Tiga nenek sihir biseksual mengagumi kenop kenop dari tiga arloji Swatch. Nenek sihir biseksual mana yang memandangi kenop arloji Swatch yang mana?”
Dalam bahasa Inggris:
“Three switched witches watch three Swatch watch switches. Which switched witch watch which Swatch watch switch?
DI AKSI JALANAN
Si Amat membuat spanduk yang tulisannya begini:
“SAVE THE COUNTRY, HANG TNI … SAVE THE PEOPLE, HANG POLRI”
tentu saja ia lalu diciduk Aparat.
Setelah diinterogasi, dia dilepaskan walau spanduknya dibakar. Ternyata, maksud si Amat baik. Cuma, bahasa Inggrisnya kacau.
Arti spanduk itu dalam benak Amat adalah:
“Keselamatan Negara tergantung TNI, Keselamatan Rakyat tergantung Polri…”